
Dalam rumah tinggal, salah satu elemen yang membatasi sekaligus membebaskan visual, mengarahkan laju sekuensial dan membentang vertikal dari lantai hingga plafon, adalah dinding.
Sebagaimana kulit manusia adalah anggota tubuh yang paling besar dan berat, dinding adalah elemen hunian yang paling luas, selubung yang menyelimuti area kosong, mengubah udara menjadi ruang.
Sebelum kita menyelam pada kegelisahan jati diri akan sebuah dinding, di bawah ini adalah kriteria yang dimiliki sebuah dinding dan menjadi fitur tak terelakkan dari masing-masing jenis dinding ;
- Kekuatan
- Kestabilan
- Daya tahan
- Ketahanan terhadap cuaca
- Ketahanan terhadap api
- Penghalangan terhadap panas
- Penghalangan terhadap suara
- Privasi dan keamanan
- Keterbangunan
Kebijakan untuk memahami jenis dinding yang tepat untuk hunian sebaiknya tidak didasari selera dan estetika semata, tapi harus lebih peka terhadap kebutuhan demi menjaga kualitas ruang yang ideal.
Secara sederhana menurut posisinya, dinding terbagi dua, dinding luar dan dinding dalam. Dinding luar membentuk selubung penutup dan menciptakan naungan, sedangkan dinding bagian dalam berfungsi sebagai partisi, memisahkan area publik dan privat, membagi ruang berdasarkan fungsinya
Secara tidak sederhana, jenis dinding diklasifikasikan berdasarkan sifatnya1, antara lain sebagai berikut:
1. Dinding yang menahan bebannya sendiri dan beban eksternal, kita sebut dinding struktural, menurut material pembentuknya antara lain adalah :
- Dinding beton pra-cetak, dinding yang sudah dicetak di pabrik dan dimobilisasi ke lokasi proyek menggunakan alat berat
- Dinding penahan tanah atau air, lebih dikenal dengan nama retaining wall, materialnya beragam, mulai dari beton hingga batu kali
- Dinding batu, secara harfiah dinding dari batu dengan tebal 30cm dan direkatkan satu sama lain menggunakan mortar
2. Dinding yang hanya menahan bebannya sendiri, kita sebut saja dinding non-struktural, menurut material pembentuknya antara lain adalah :
- Dinding bata merah, dinding yang mudah dijumpai di mana-mana
- Dinding bata ringan, atau lebih dikenal dengan mereknya yaitu hebel, dimensinya lebih besar dan lebih presisi dari bata merah
- Dinding batako, dinding dengan bata yang terbuat dari campuran semen dan pasir
- Dinding bata merah berongga, sesuai namanya secara harfiah, bata merah dari tanah liat yang dicetak dengan rongga di bagian dalamnya
3. Dinding berongga, atau cavity walls , dapat terbuat dari material pembentuk dinding apapun, yang membedakan dengan jenis dinding yang lain adalah konfigurasi bentuk dan susunannya yang sedemikian rupa dengan dinding sisi luar dan dinding sisi dalam sehingga membentuk rongga diantara kedua dinding tersebut. Fungsi rongga tersebut merupakan insulasi panas, suara dan cuaca
5. Shear wall adalah dinding dengan konstruksi rangka struktur balok kayu sebagai pembentuk dinding dan dilapisi dengan papan kayu, dinding ini relatif dapat menahan gaya lateral lebih baik daripada dinding yang lain, sehingga lebih tahan terhadap angin dan gempa
6. Dinding partisi adalah dinding interior yang membagi ruang berdasarkan fungsinya, material penyusunnya bisa berbagai macam, mulai dari beton, bata merah hingga gipsum
7. Panel dinding adalah aksesoris dinding yang fungsinya estetika, material penyusunnya mulai dari gipsum hingga multipleks
Dengan mengetahui jenis-jenis dinding, maka kita memiliki kemewahan untuk memilih dinding yang tepat sebagai jawaban keperluan di lapangan.
Sedikit tambahan dari saya, kita hidup di kota beriklim tropis, di mana perbedaan suhu siang dan malam perubahannya masih berada di suhu zona nyaman manusia 15-25 derajat celsius3.
7 november 2022 suhu jakarta selatan pukul 13.00 adalah 30 derajat celsius, pukul 06.00 adalah 24 derajat celsius, sangat berbeda jika kita bandingkan dengan perbedaan suhu siang dan malam di Tokyo dengan tanggal dan jam yang sama, pukul 13.00 adalah 18 derajat celsius dan pukul 06.00 adalah 9 derajat celsius2.

Berbekal informasi ini, kita bisa mengambil keuntungan dari posisi geografis kota kita, semua elemen pembentuk hunian memegang peranannya masing-masing, tapi menurut saya tidak dapat dipungkiri atap adalah elemen utama pembentuk naungan dengan dinding sebagai elemen sapu jagat yang perannya menjaga privasi, membagi ruang, mengarahkan sirkulasi, menahan beban, menghalang radiasi panas, meredam polusi suara hingga menahan beban.
Sekian pembicaraan kali ini, sampai jumpa di edisi Perkenalan yang lain, have a great day lads and lasses!
ditulis oleh Artria Pratomo, S.Pd., M.T., IAI
sumber:
- Our vision is to keep every Construction Professional around the world updated by providing the right information and the right platform to gain and share knowledge, in-order-to make them competent for the benefit of the self and the world. https://theconstructor.org
- Get the weather forecast in a beautiful and powerful app. See current and forecasted weather with a smart layout that updates as conditions change. And view precipitation, air quality, and temperature maps to see different conditions near you. https://apps.apple.com/us/app/weather/id1069513131
- Colloquially, “room temperature” is a range of air temperatures that most people prefer for indoor settings. It feels comfortable to a person when they are wearing typical indoor clothing. Human comfort can extend beyond this range depending on humidity, air circulation and other factors. Food or beverages may be served at room temperature, meaning neither heated nor cooled. https://en.wikipedia.org/wiki/Room_temperature



Leave a comment